Rabu, 09 November 2016

Cara ampuh sebelum menghadapi ulangan


http://anikmah19.blogspot.co.id/

Enggak semua orang bisa mendapatkan nilai yang memuaskan setiap semester. mereka suka bingung sendiri bingung sendiri bagaimana cara yang ampuh sebelum menghadapi ulangan. Meskipun mereka mengaku sudah berusaha dan belajar di rumah. Mungkin cara belajarnya yang salah atau cara yang mereka lakukan belum ampuh sebelum menghadapi ulangan. Tapi kamu enggak usah khawatir, kali ini saya akan berbagi tentang kebiasaan baik sebelum menghadapi ulangan dan mendapat nilai memuaskan:
1. Supaya kamu bisa ingat semua pelajaran, kamu harus belajar sesering mungkin. Masalahnya, untuk mulai membuka buku saja kamu pasti malas. Dan enggak mudah mengubah kebiasaan. Makanya lebih baik kamu memulai hal ini perlahan-lahan. Misalnya tetapkan kalau minggu ini kamu harus baca buku teks satu lembar perhari selama satu minggu. Dan tingkatkan kebiasaan kecil ini setiap minggu. Lama-lama kamu akan terbiasa.
2. Kenapa kamu lebih suka duduk berjam-jam untuk main game bahkan sampai lupa makan? Tapi kalau belajar, baru baca satu baris saja kamu sudah mulai menguap. Ternyata game didesain memiliki satu hal yang bikin kamu enggak pernah bosan. Ada unsur yang mengasyikkan dan menantang di dalamnya. bayangkan kalau kamu bikin belajar enggak membosankan dan bahkan mengasyikkan. Kamu pasti jadi rajin belajar setiap hari.
3. Kadang untuk memulai satu kebiasaan baik kamu harus memaksa dirimu sendiri. Salah satu cara ampuh untuk memaksamu belajar adalah menghukum dirimu sendiri kalau kamu enggak belajar dua hari berturut-turut, atau belum bisa hafal nama alamiah hewan-hewan di Indonesia sampai batas waktu. Hal ini akan memacu dirimu sendiri untuk belajar dan terus mengikuti jadwal yang sudah kamu buat.
4. Sebelum ujian, kamu harus berlatih mengerjakan soal. Tapi yang menjadi masalah adalah melawan rasa malas untuk memulai. Yang harus kamu lakukan hanya satu. jangan belajar di waktu ujian sudah mau dimulai. Dari jauh-jauh hari, setiap pulang dari sekolah atau kampus, cobalah untuk langsung latihan soal. Tes pemahamanmu sendiri. Cara ini lebih efektif ketimbang belajar dengan sangat keras ketika ujian datang.
5. Kalau kamu orang yang suka menunda pekerjaan, buatlah jadwal sederhana yang harus kamu patuhi. Misalnya satu jam sehari kamu harus membaca buku pelajaran. Dan setiap hari kamu harus mengerjakan 20 soal.
Dengan menggunakan kelima cara belajar di atas, kamu akan punya daya ingat yang lebih lama. Sehingga belajar enggak lagi membosankan buatmu. Bahkan kamu akan menyukai membaca buku-buku teks yang sebelumnya paling kamu benci.

Bagaimana Buah kopi anjing?


http://anikmah19.blogspot.co.id/

Buah Namnam atau Kopi Anjing nan Eksotis
Buah namnam atau kopi anjing atau sawo pancukan memang eksotis. Seperti buah kepel, pohon bernama latin Cynometra cauliflora ini buahnya terdapat di batangnya. Jadi jangan berharap bisa memanjatnya ketika ingin memetik buah kopi angjing  ini.
Eksotis melihat buah namnam (kopi anjing) yang coklat kekuningan berkerut-kerut (keriput) berpadu dengan bunganya yang merah jambu pucat atau putih bermunculan di batangnya yang berwarna coklat pula.
Pohon penghasil buah berasa masam ini secara umum dikenal sebagai namnam. Dalam beberapa bahasa daerah dikenal juga sebagai
namu-namu (Manado dan Maluku), namo-namo (Ternate), namet (Halmahera), namute, lamute, lamuta, klamute (Maluku bagian tengah), arepa (Bugis), dan puti anjeng (Makasar).
Di Sunda buah namnam dikenal sebagai pukih . Juga sebagai kopi anjing , namnam (Sunda, Jawa, dan Madura), puci anggi (Bima), kuwanjo (Bali), aloma (Seram), dan kfamute (Buru). Dalam bahasa ilmiah (latin) tumbuhan ini disebut Cynometra cauliflora.
Diskripsi Namnam . Pohon namnam mempunyai tinggi antara 3-10 meter. Batangnya tegak, bulat, berwarna abu-abu kecoklatan, dan berbonggol-bonggol.
Daun namnam atau kopi anjing majemuk dengan sepasang anak daun berbentuk lonjong dengan panjang antara 5-15 cm. Daun berwarna putih atau merah jambu terang ketika masih muda dan berubah menjadi hijau tua mengkilat ketika tua.
Bunga kopi anjing majemuk yang tumbuh di batabg dan cabang. Buahnya berbentuk polong dengan daging yang tebal. Bentuk buah lonjong berwarna coklat atau kekuningan dengan permukaan yang kasar dan keriput. Buah namnam berukuran antara 3-9 cm dengan ketebalan antara 2-6 cm. Saat masak buah berasa asam agak manis. Di dalam buah namnam terdapat sebutir biji berbentuk pipih.
Meskipun belum diketahui dengan pasti asal usulnya namun sejumlah pihak menyakini pohon namnam merupakan tumbuhan asli Indonesia. Namnam diketahui ditanam di hampir seluruh wilayah di Indonesia, Asia Tenggara, dan India.
Manfaat Buah Namnam . Pohon namnam banyak ditanam sebagai penghias halaman. Buahnya dapat dimakan langsung atau dijadikan bahan rujak, asinan atau manisan. Buahnya juga dapat digunakan campuran sambal.
Beberapa bagian tanaman namnam atau kopi anjing (Cynometra cauliflora ) ternyata mempunyai manfaat sebagai obat herbal. Rebusan daun muda pohon eksotis ini berkhasiat menringankan gejala mencret atau diare. Rebusan daun namnam juga dapat digunakan untuk melancarkan air seni dan mengobati penyakit kencing batu.
Pohon unik dan eksotis benama namnam ini pulalah yang ditanam mantan Presiden RI, Soeharto di Taman Mini Indonesia Indah saat perayaan 50 Tahun Konferensi Asia Afrika di tahun 2005 silam.
Rasanya pasti akan nikmat sekali jika mengadakan kopdar blogger di dekat pohon namnam sembari ngerujak buahnya bareng-bareng. Siapa, mau?
Klasifikasi Ilmiah: Kerajaan: Plantae; Divisi: Magnoliophyta; Kelas: Magnoliopsida; Ordo: Fabales; Famili: Fabaceae; Genus: Cynometra ; Spesies: Cynometra cauliflora . Nama Indonesia: Namnam, kopi anjing.

Kebiasaan sarapan yang bermanfaat dalam keluarga



http://anikmah19.blogspot.co.id/

Membiasakan diri untuk makan pagi atau sarapan, sarapan mempunyai pengaruh yang sangat besar untuk perkembangan diri anda. Sayangnya, kesadaran menumbuhkan kebiasaan sarapan dikalangan masyarakat Indonesia masih rendah. Hal ini terkait dengan beberapa faktor yang menjadi kendala orang tua dalam membiasakan anaknya sarapan, salah satunya tidak mempunyai banyak waktu untuk melakukan sarapan. Sarapan adalah kegiatan makan atau minum sebelum pukul 9 pagi dengan memenuhi 15-30% kebutuhan gizi harian anak anda. Dengan mencukupi kebutuhan gizi pada saat awal melakukan aktivitas maka akan menjadi anak bugar, aktif.
Selain itu manfaatnya memiliki kosentrasi pada saat menerima pelajaran dan juga membuat anak menjadi cerdas. Selain itu usia balita dan anak-anak (terutama pada usia 7-13 tahun) merupakan masa pertumbuhan yang pesat, sangat baik untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhannya. Membiasakan sarapan dipagi hari sangat penting untuk anak anda, penelitian menghubungkan prevalansi anak kerdil pada usia (6-18 tahun) di Indonesia masih tinggi, hal ini berhubungan dengan kecukupan gizi masyarakat Indonesia masih di bawah rata rata. Selain itu sarapan akan membantu mencukupi kebutuhan energi anak anda dan mengurangi resiko masalah defisiensi gizi mikro, terutama vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam
perkembangan anak anda.
Melewati sarapan merupakan masalah yang serius, berhubungan dengan resiko gangguan pertumbuhan fisik dan mental yang semakin besar. Beberapa kendala masyarakat Indonesia melewati sarapan diantaranya adalah, pertama sulit membangunkan anak anda sehingga tidak mempunyai waktu untuk sarapan. Kedua, sulit ketika mengajak anak anda untuk sarapan sehingga membiarkan anak anda tidak mendapatkan asupan nutrisi dipagi hari. Ketiga, sulit membiasakan anak anda untuk menghabiskan sarapan. Terakhir adalah melakukan sarapan akan tetapi berkualitas rendah.
Berikut adalah beberapa cara untuk membiaskan kebiasaan sarapan di keluarga anda, terutama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak anda:
1. Pilihlah Porsi yang Sesuai dengan Kebutuhan
Beberapa anak menolak untuk sarapan dikarenakan dapat menyebabkan mengantuk di dalam kelas. Anda jangan terburu buru memutuskan anak anda untuk tidak melakukan sarapan, mungkin porsi yang anda berikan berlebihan. Pada dasarnya, anak anak membutuhkan 15-30% kebutuhan gizi harian saja ketika sarapan. Seandainya porsi yang anda berikan terlalu banyak, salah satu pengaruhnya adalah anak akan mengantuk dikelas dan juga sakit perut.
2. Sarapan dengan menu praktis dan sehat
Orang tua seringkali mengabaikan anak untuk sarapan dikarenakan sulit menentukan menu sarapan. Padahal menu sarapan dapat disajikan dengan makanan yang praktis, meskipun demikian perhatikan pula kandungan gizi anak anda. Praktis dan sehat dapat anda sajikan dari beberapa sereal yang dicampurkan dengan susu atau roti dengan selai kacang ditambah segelas susu.
3. Menu Sarapan yang Bervariasi
Sarapan tidak hanya sekedar mengisi perut anak anda saja, salah memilih menu sarapan dapat membuat anak sakit perut atau malah mengantuk. Hidangkan menu yang bervariasi untuk mengurangi bosan pada anak anda. Beberapa pilihan menu diantaranya seperti sereal, roti dan kentang. Jangan lupa lengkapi dengan minum susu setiap pagi dan malam hari pada anak anda, untuk mencukupi kebutuhan kalsium dalam perkembangannya.
Disarankan pada orang tua untuk membiasakan sarapan pada anak-anak. Dengan sarapan yang tepat akan membantu dalam berfikir dan juga meningkatkan kemampuan kognitif anak. Sehingga membantu anak anda dalam berkosentrasi saat menerima pelajaran dan menjalani aktivitasnya.
Selamat mencoba!

Cara menumbuhkan kebiasaan menulis yang menyenangkan


http://anikmah19.blogspot.co.id/

Anda ingin menjadi seorang penulis? Anda ingin bisa
menghasilkan uang melalui menulis? Atau Anda sekedar ingin menebarkan pengaruh dan pemikiran Anda lewat rangkaian kata-kata yang terstruktur dengan rapi dan sistematis dalam menulis?Hal tersebut tidak mudah walaupun sebenarnya semua orang bisa menulis.
Menjadi seorang penulis yang baik tidak didapatkan dalam waktu instan dan membutuhkan keseriusan untuk mengasah keterampilan menulisnya. Menulis bukan hanya sekedar mengetik, namun menulis adalah bagaimana merangkai kata yang jika bisa membuat pembaca kita terpengaruh atau berdampak.
Salah satu cara menjadi penulis yang paling cepat adalah dengan membentuk kebiasaan menulis. Seperti yang saya ceritakan pada tulisan-tulisan sebelumnya, awalnya saya menulis hanyalah iseng agar bisa memberikan manfaat dari catatan-catatan saya yang mengendap di buku. Namun, semakin sering menulis, ternyata menulis itu menjadi sebuah gaya hidup. Sehari saja tidak menulis, rasanya ada sesuatu yang kurang.
Lantas, bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan menulis?
1. Meluangkan waktu untuk menulis, bukan menulis jika ada waktu luang
2. Banyak membaca, kemudian membuat ringkasan singkat untuk melatih kreativitas kita      dalam merangkai kata
3. Buat 3 alasan yang ‘menyakitkan’ apabila kita tidak menulis dengan rutin. Misalnya saya: ‘Jika saya tidak menulis hari ini, saya menyia-nyiakan satu kesempatan untuk menghasilkan karya baru yang bermanfaat dan belum tentu saya punya waktu panjang untuk menulis lagi’.
4. Buat 3 alasan yang ‘menyenangkan’ apabila kita bisa menulis dengan rutin. Misalnya saja: ‘Dengan saya menulis rutin, saya bisa menerbitkan tulisan-tulisan saya menjadi sebuah buku dan menghasilkan uang dari tulisan-tulisan saya.’
5. Buat notes sederhana, blog, atau apapun yang kemudian bisa di share ke orang lain
6. Buat jadwal yang kontinu dalam menulis, misalkan dua hari atau tiga hari sekali
7. Tetapkan batas waktu berapa lama kita ingin menulis, misalkan sehari 1-2 jam, kecuali jika Anda adalah full-time writer.
8. Buat daftar checklist, sudahkah kita komitmen untuk menghasilkan tulisan dengan rutin?
9. Masukkan tulisan-tulisan kita ke media lain, entah media online, jejaring sosial, atau minta feedback langsung kepada mereka. Jika masukannya negatif? Maju terus!
Tips-tips tersebut di atas sekaligus menjawab pertanyaan teman-teman yang menghubungi via email, bagaimana agar kita bisa menulis dengan bahasa yang baik dan mudah dicerna? Tentu, semuanya membutuhkan proses. Semakin sering kita menghasilkan tulisan, semakin sering kita membiasakan diri untuk menulis, semakin sulit pula kita menghasilkan tulisan yang jelek. Penulis yang bagus, di manapun selalu diawali dengan perjuangan yang gigih. Jadi, jika kita ingin menjadi seorang penulis luar biasa namun tidak ingin melewati segala proses dan perjuangannya, rasanya hampir tidak mungkin jadi seorang penulis sukses.
Bagaimana menurut Anda? Adakah tips lain untuk membentuk kebiasaan menulis?
Bagaimana menurut Anda?

Cara mengenali penyakit melalui kuku anda


http://anikmah19.blogspot.co.id/

Sebuah studi menyebutkan warna kuku bisa menjadi akternatif untuk mengetahui penyakit apa yang sedang Anda derita sebelum memutuskan untuk berkunjung ke dokter. Seperti dikutip dari Aolheath, setiap orang memiliki tipe kuku berbeda, mulai dari tekstur, warna hingga kekuatannya. Dan setiap jenis kuku memiliki arti tersendiri, terutama dalam kaitannya dengan jenis penyakit.
FAAD dari American Academy of Dermatology (AAD), Andrea Cambio, MD mengatakan, kuku adalah jendela ke dalam tubuh seseorang. Melalui kuku dapat terlihat kemungkinan penyakit apa saja yang sedang berproses dalam tubuh.
Langsung aja ni...Check it...
1. Kuku retak
Kuku terlihat kering, rapuh dan sering retak telah lama dikaitkan dengan penyakit tiroid. Jika membelah dan berwarna kuning ada kemungkinan ini karena infeksi jamur.
2. Kuku kasar
Jika permukaan kuku berkerut dan berbunyi jika diadu ini merupakan tanda awal dari psoriasis atau inflamasi arthritis. Perubahan warna kuku dapat terlihat merah kecokelatan.
3. Kuku putih
Jika kuku berwarna putih dengan ujung atas berwarna gelap mengindikasikan adanya masalah pada hati seperti hepatitis.
4. Kuku kebiruan
Kuku berwarna kebiruan menandakan tubuh tidak mendapatkan oksigen cukup. Ini mengindikasikan adanya infeksi di paru-paru seperti pneumonia. Jika hanya sedikit kebiruan di ujung bawah kuku bisa juga menandakan diabetes.
Menggigit kuku
Menggigit kuku mungkin buat Anda hanyalah kebiasaan. Padahal ini sangat mungkin menandakan kecemasan yang berlebihan dan membutuhkan pengobatan karena menderita gangguan obsesif-kompulsif. Jadi, jika Anda tidak bisa berhenti, ada baiknya berdiskusi dengan dokter Anda.
5. Garis hitam
Periksakan segera jika ada garis hitam di kuku Anda. Ini terkait gejala melanoma atau yang dikenal dengan kanker kulit dari jenis yang paling berbahaya.
6. Kuku pucat
Kuku berwarna pucat atau cenderung berwarna putih kadang-kadang terkait penuaan. Tetatpi ada empat penyakit serius yang mungkin saja ditandai dengan kuku berwarna pucat ini, misalnya, anemia, gagal jantung, pengidap penyakit hati atau juga gizi yang buruk.
7. Kuku bengkak dan terlipat
Jika kulit di sekitar kuku terlihat merah dan bengkak, ini dikenal sebagai peradangan yang menunjukan adanya penyakit lupus dan gangguan jaringan ikat.
8. Kuku kuning
Salah satu penyebab paling umum kuku berwarna kuning adalah infeksi jamur. Semakin memburuknya infeksi bisa membuat kuku tidak tumbuh sehat, menebal, dan rapuh. Kuku kuning juga menunjukan kondisi lebih serius seperti penyakit tiroid parah, paru-paru, diabetes, atau psoriasis.
bagaimana dengan kuku anda??

Perbedaan antara Dikotil dan Monokitil

Hasil gambar untuk tumbuhan dikotil dan monokotil beserta contoh
Tumbuhan berbunga (Angiospermae) dapat dibagi menjadi dua, yaitu tumbuhan monokotil dan dikotil. Keduanya sangat mudah dibedakan setelah perkecambahan, karena pada monokotil tumbuh daun tunggal (1 kotiledon), sedangkan dikotil tumbuh dua daun tunggal (2 kotiledon).
Jadi, pengertian monokotil adalah tumbuhan berbunga yang menghasilkan biji dengan 1 kotiledon. Sedangkan pengertian dikotil adalah tumbuhan berbunga (angispermae) yang menghasilkan biji dengan 2 kotiledon dan dapat mengalami pertumbuhan eksogen, seperti pertumbuhan pada batang akibat dari penebalan kambium.
Berikut merupakan perbedaan lain dari kedua jenis tumbuhan tersebut.
Perbedaan Antara Monokotil dan Dikotil
Yang menjadi dasar utama dalam klasifikasi monokotil dan dikotil adalah jumlah kotiledonnya.
Kotiledon adalah daun lembaga yang mengandung nutrisi untuk embrio, sampai embrio tersebut memiliki daun-daun dan dapat memproduksi makanannya sendiri melalui proses fotosintesis.
Jumlah kotiledon pada tumbuhan monokotil adalah satu, sedangkan tumbuhan dikotil memiliki dua kotiledon.
1. Biji
Monokotil: Berkeping 1
Dikotil: Berkeping 2
Tulang Daun
Monokotil: Sejajar atau melengkung
Dikotil: Menjari atau menyirip
2. Bunga
Monokotil: Jumlah mahkota, kelopak, dan benang sari bunga kelipatan 3
Dikotil: Jumlah mahkota, kelopak, dan benang sari bunga kelipatan 4 atau 5 (dapat berbuah)
Jumlah bagian-bagian bunga dan tulang daun tidak selalu dapat dijadikan pembeda dari monokotil dan dikotil karena pada beberapa tumbuhan tidak mengikuti ciri-ciri umum keduanya
3. Akar
Monokotil: Serabut. Ujung akar lembaga dilindungi koleoriza. Terbentuk dari batang (akar adventif)
Dikotil: Tunggang. Terbentuk dari percabangan akar utama (radikula).
Pada sebagian besar tumbuhan dikotil, akar terbentuk dari ujung bawah embrio (radikula). Radikula membentuk meristem apikal yang selanjutnya membentuk jaringan akar, sedangkan pada tumbuhan monokotil, akar terbentuk dari pembengkakan akar (akar adventif)
Pertumbuhan Sekunder
Monokotil: Tidak ada pertumbuhan sekunder. Hanya pertumbuhan memanjang.
Dikotil: Biasanya terdapat pertumbuhan sekunder sehingga dapat tumbuh membesar
Pertumbuhan sekunder pada tumbuhan dikotil menyebabkan terbentuknya kayu dan kulit pada pohon serta menambah diameter pohon. Pertumbuhan ini tidak terjadi pada tumbuhan monokotil
4. Berkas Pengangkut
Monokotil: Tersebar di seluruh batang tanpa susunan khusus. Tidak memiliki korteks
Dikotil: Membentuk cincin (melingkar). Tersusun atas korteks dan stele (xilem dan floem)
Berkas pengangkut terdiri dari xilem dan floem yang terdapat di tulang daun. Xilem terdiri atas pembuluh-pembuluh xilem yang panjang dan berbentuk tabung. Xilem mengangkut air dari akar hingga ke daun untuk menggantikan air yang hilang karena transpirasi, sedangkan floem mendistribusikan produk hasil fotosintesis dari daun ke batang dan seluruh bagian tumbuhan.
Xilem dan floem terbentuk dari sel-sel kambium meristematik. Jaringan yang terbentuk dari kambium dan tumbuh ke luar akan membentuk kulit pohon (bark), sedangkan ke dalam membentuk batang kayu (wood).
Kayu sebenarnya adalah sel-sel xilem yang telah mati dan mengering. Jaringan yang telah mati akan menjadi keras dan padat karena kandungan lignin di dinding sel sekunder yang menebal. Lignin merupakan polimer fenol kompleks yang membuat kayu keras, padat, dan berwarna coklat
5. Serbuk Sari
Monokotil: Alur tunggal di tiap butir serbuk sari
Dikotil: 3 alur
Pembuluh Kayu
Monokotil: Tidak memiliki pembuluh kayu. Termasuk jenis rumput-rumputan.
Dikotil: Memiliki kambium di akar dan batang. Dapat termasuk jenis tumbuhan berkayu maupun rumput-rumputan
Contoh Tanaman
Monokotil: Padi, jagung, tebu, pisang, bambu
Dikotil: Kacang-kacangan, tomat, mangga, rambutan
Perbedaan Struktur Penampang Melintang antara Monokotil dan Dikotil
6. Akar
Monokotil:
Susunan jaringan dari luar ke dalam:
Inti besar dan berkembang dengan baik (empulur)
Xilem dan floem terletak berselingan dengan jumlah yang sangat banyak
Perisikel terdiri atas beberapa sel dan membentuk akar lateral
Tidak terdapat kambium
Batas ujung akar dan kaliptra jelas
Dikotil :
Tidak terdapat empulur
Xilem terletak di bagian tengah akar, sedangkan floem di bagian luar xylem (dibatasi oleh kambium)
Pembuluh xilem berdinding tebal, seratnya sedikit, namun parenkim banyak
Perisikel terdiri dari selapis sel
Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
7. Batang
Monokotil
Tidak terdapat rambut pada epidermis
Hipodermis (lapisan di bawah epidermis) umumnya berupa sklerenkim
Ukuran berkas pengangkut berbeda-beda
Terdapat rongga protoxilem
Berkas pengangkut dilindungi selubung berkas pengangkut
Tidak terdapat parenkim floem
Umumnya tidak terdapat pertumbuhan sekunder
Dikotil :
Jaringan epidermisnya lapis tunggal dengan kutikula yang tebal. Terdapat rambut pada epidermisnya (multicellular hairs)
Hipodermis umumnya berupa kolenkim
Ukuran berkas pengangkut seragam
Tidak terdapat rongga pada berkas pengangkut
Tidak terdapat selubung berkas pengangkut
Pembuluh xilem kecil, serat banyak, namun parenkim sedikit
Pertumbuhan xilem membentuk ‘lingkaran tahunan’ yang biasanya digunakan untuk mengetahui umur tumbuhan dikotil
Terdapat parenkim floem
Pertumbuhan sekunder terjadi karena terbentuknya meristem lateral
8. Daun
Monokotil
Isobilateral
Pembuluh xilem terdiri dari 2 protoxilem dan 2 metaxilem
Stomata terdapat di epidermis atas dan bawah (amphistomatic)
Terdapat sel kipas (motor/bulliform cells) di epidermis atas yang berfungsi untuk membuka dan menutup daun (daun menggulung)
Selubung berkas pengangkut terbuat dari sklerenkim
Dikotil :
Dorsiventral
Pembuluh xilem terdiri dari banyak protoxilem dan metaxilem
Stomata hanya terdapat di epidermis bawah (hypostomatic)
Jaringan mesofil dibedakan menjadi jaringan palisade dan parenkim spons
Selubung berkas pengangkut terbuat dari kolenkim

Cara memilih pembalut yang sehat dan aman

Cara memilih pembalut yang aman
Baru-baru ini ditemukannya beberapa pembalut berbahaya di pasaran membuat para kaum hawa khawatir.
Kandungan zat klorin yang merupakan zat berbahaya dinilai telah melewati ambang batas dan bisa menimbulkan masalah kesehatan serius bila dipakai terus-menerus dalam jangka panjang.
Pada dasarnya sebuah produk pembalut wanita haruslah bersih dan tidak mengandung zat berbahaya, ini karena pembalut kontak langsung dengan area intim wanita yang seharusnya terjaga baik kebersihan maupun kesehatannya.
Diantara ciri-ciri pembalut yang baik adalah bersih dan tidak mengandung zat asing , tidak menimbulkan iritasi atau alergi, tidak berbau, netral dan juga lembut.
Daya serap sebuah pembalut yang ideal adalah 10 x lipat dari berat pembalut , jika itu tidak terpenuhi maka bisa dipastikan pembalut tersebut tidak memenuhi standar.
Sementara soal warna, pembalut haruslah putih dan tidak mengandung zat pewarna. Selain hal diatas, pembalut seharusnya juga diberi tanggal kadaluarsa.
Masalahnya adalah hampir semua kriteria pembalut yang ideal ini tidak terpenuhi di indonesia, meskipun kita sama-sama tau banyak sekali merk pembalut di pasaran.
Image from Merdeka.com
Kenali Macam Pembalut Agar Terhindar dari Bahaya ?
Kurangnya wawasan kaum hawa soal pembalut memang sangatlah memprihatinkan. Kebanyakan dari mereka asal-asalan membeli pembalut tanpa tau jenis dan macamnya, lebih-lebih para remaja yang justru sering menyepelekan kualitas pembalut yang mereka beli.
Para kaum wanita justru suka memilih pembalut yang menarik baik bentuk ataupun wadahnya, apalagi jika beli 2 gratis 1, mereka pasti tidak akan menolaknya.
Memilih kriteria pembalut yang mengacu pada kualitas kesehatan dan keamanannya haruslah dijadikan pedoman kaum wanita agar terhindar dari bahaya pemakaian pembalut.
Apa Boleh Pembalut Berwarna Selain Putih ?
Untuk warna selain putih pada pembalut masih dibolehkan namun hanya sebagai penanda pembalutnya saja, tidak untuk bahan utama atau bagian yang kontak dengan daerah intim wanita.
Pada hakikatnya memang pewarna pada pembalut tidak diperbolehkan, hanya saja masih ada oknum-oknum nakal yang malah menghias pembalut menjadi berwarna-warni. Ini berbahaya, jadi hindari jika menemukan pembalut wanita seperti ini.
Apa Fungsi Zat Klorin Pada Pembalut ?
Klorin atau dioksin merupakan zat yang umum dipakai dalam proses awal pemutihan pembalut.
Kenapa harus di putihkan ?
Bahan pembalut terbuat dari olahan campuran kapas dan juga rayon, proses pencampuran ini menghasilkan bahan jadi yang berwarna jelek kecoklatan, sehingga diperlukan pemutih klorin untuk memutihkannya.
Setidaknya terdapat dua jenis proses pemutihan pada pembalut, yang pertama proses memakai klorin untuk memutihkan dan kedua proses yang bebas klorin untuk memutihkan.
Proses yang bebas klorin untuk memutihkan ini terbagi lagi menjadi dua, yaitu Elemental chlorine-free (memakai klorin tetapi dengan kadar rendah) dan kedua Totaly free chlorine bleaching (sama sekali tidak memakai klorin).
Di Amerika standar kandungan klorin pada pembalut yang dibolehkan adalah yang Elemental chlorine-free artinya masih mengandung klorin namun dalam kadar yang rendah sekitar 0,1-1 triliun dioksin klorin.
Apakah standar di indonesia juga sama ?
Itulah yang belum bisa dijawab...
Karena sampai saat ini belum ada kepastian soal standar penggunaan klorin dalam pembalut di indonesia. Namun, nampaknya BPOM sudah punya kriteria tertentu dalam menilai pembalut mana yang aman dan mana yang berbahaya.
Nampaknya, tidak adanya ambang batas atau standar kandungan klorin pada pembalut inilah yang menyebabkan selisih pendapat antara YLKI (Yayasan lembaga keamanan konsumen indonesia) dengan pemerintah baru-baru ini.
Tips Memilih Pembalut yang Aman ?

Image from infokuberita.com
1# Pilih Pembalut yang Cocok
Pilihlah pembalut yang cocok untuk anda. Cocok dalam arti ketika anda gunakan tidak menimbulkan gatal-gatal atau bahkan iritasi. Untuk mengetahui hal ini, anda bisa mencoba beberapa merk pembalut kemudian memilih mana yang pas dan cocok.
2# Pilih yang Lembut dan Daya Serap Tinggi
Tips kedua untuk memilih pembalut yang aman adalah dengan mengetahui kondisi fisik pembalut. Pilih pembalut yang berbahan lembut dengan daya serap tinggi. Semakin tinggi daya serapnya maka semakin bagus.
3# Hindarilah Pembalut dengan Bahan Pewangi
Anda pasti suka pembalut yang wangi. Tapi tahukah anda bahwa bahan pewangi ini sangat berbahaya bagi organ intim ? mungkin hanya sebagian dari anda yang tau.
Advertisement
Pewangi pada pembalut umumnya terbuat dari bahan kimia berbahaya, jadi dalam jangka panjang akan menimbulkan berbagai komplikasi dan infeksi. Misalnya infeksi jamur vagina hingga kencing nanah.
4# Gunakan Sekali Pakai
Gunakan pembalut hanya satu kali pakai jangan mencuci lalu menggunakannya kembali . Pembalut yang digunakan berkali-kali akan berisiko mengakibatkan infeksi jamur ataupun bakteri. Hal ini sering kali menimbulkan gatal atau kemerahan pada area kewanitaan.
5# Rutin Ganti Pembalut
Ganti pembalut tiap 2-3 jam sekali, atau sesuaikan dengan volume darah yang keluar. Ingat, anda tidak boleh malas mengganti pembalut. Jangan sampai menunggu pembalut penuh dengan darah haid, baru anda menggantinya.
6# Utamakan Kualitas
Jangan utamakan yang murah, tapi utamakanlah yang berkualitas. Buat apa murah kalau tidak berkualitas. Lagian beda harganya juga nggak terlalu jauh, jadi jika anda membeli yang berkualitas itu tidak jadi masalah.
Yang jadi masalah adalah ketika anda memilih membeli pembalut yang murah, terus terjadi iritasi atau gatal-gatal, dan anda malah menyalahkan merk pembalutnya. Padahal jelas anda sendiri yang memilih merk pembalut tersebut.
Selain beberapa tips diatas, anda juga bisa melakukan beberapa tes untuk mengukur tingkat keamanan pembalut yang anda gunakan...
Tes daya serap pembalut
Masukan air sekitar 35 - 50 ml/cc pada permukaan pembalut.
Diamkan beberapa saat, lalu tekan selembar tisu kering ke permukaan pembalut tersebut. Usahakan tekan agak kuat, seperti jika pembalut yang dipakai kita duduki.
Apa yang terjadi ?
Jika tisu basah, itu tandanya daya serap pembalut kurang memadai dan sebaiknya jangan pakai pembalut yang seperti itu.
Karena jika permukaan pembalut basah karena daya serap yang minim, maka kelembaban miss V akan terganggu, jika terjadi terus-menerus maka akan semakin banyak bakteri yang tumbuh di area intim kita.
Tes kualitas dan kandungan berbahaya pembalut
Siapkan setengah gelas air putih, usahakan gunakan gelas kaca yang bening agar proses tes bisa terlihat. Siapkan juga batang pengaduk, bisa menggunakan sumpit atau batang sendok.
Sobek pembalut dan ambil bagian dalam pembalut yang berupa kapas atau bahan penyerap. Masukan kapas atau bahan penyerap yang sudah diambil sebagian saja ke dalam gelas yang berisi air.
Apa yang terjadi ?
Apakah kapas atau bahan penyerap hancur seperti kertas atau hanya airnya saja yang keruh. Jika hancur seperti kertas berarti bahan pembalut tersebut kurang berkualitas dan jika airnya keruh maka bahan pembalut tersebut mengandung bahan berbahaya seperti pewarna klorin.
Misteri Bahan Dasar Pembalut
Mungkin anda sama sekali tidak menyangka kalau bahan pembalut terbuat dari sampah kertas bekas.
Yah, saya rasa anda kaget mendengarnya.
Kebanyakan pembalut memang terbuat dari hasil daur ulang sampah kertas. Sampah kertas yang awalnya berwarna coklat kemudian diberi zat pewarna agar warnanya menjadi putih bersih. Ini dinamakan proses bleaching.
Bagaimana membuktikannya ?
Mudah saja.
Coba lakukanlah pengujian sebagai berikut:
Nah, pengujian tersebut akan membuktikan sebuah pembalut mengandung bahan pemutih atau tidak. Jika anda menemukan gulungan kertas dan bukan kapas, berarti memang bahan pembalut tersebut terbuat dari kertas bekas.
Mudah bukan membedakan pembalut yang aman dan yang berbahaya . Oke, sekian artikel kali ini mengenai tips memilih pembalut yang aman dan juga sehat. Jangan lupa di share dan like ya...